hari ini dalam perjalanan pulang dari malang, tetanggaku yg ikut rombongan bercerita:
di suatu tempat (di daerah porong tambakan) ada keluarga yang miskin, kerjaannya kepala rumah tangga adalah menyiram tanaman terong dengan upah yang sanga minim pula.
singkat cerita dia mengalami sakit dan akhirnya meninggal. setelah dia meninggal keluarganya kebingungan karna tidak punya biaya untuk membeli kain kafan, mau minta bantuan tetangga jga hal yang tidak mungkin karena tetangga-tetangganya juga samamiskinnya, akhirnya karena tidak ada kain kafan, mereka menggunakan kain sarung sebagai kafan, si adik dari orang yg meninggal berjanji pada kakaknya yang meninggal jika dia punya rejeki, dia akan mengganti sarung itu dengan kafan yg sebenarnya.
beberapa waktu telah berlalu, si adik sakit-sakitan. dia berusaha berobat kemana-mana tetapi tidak ada hasilnya.
hingga suatu ktik dia bertemu dengan takmir suatu masjid di sekitar situ juga, dia bercerita kalau di dalam mimpi dia ditemui sang kakak yg meminta dia untuk mengganti baju kakaknya, semula sang takmir tidak mengerti, tp ketika si adik bercerita bahwa kakanya belum dikafani dengan layak, si takmir kaget (ternyata di daerah di dekatnya ada yg sedemikian miskinnya tp tidaak ada kepedulian yg berarti dari yg mampu) lalu si takmir menyarankan si adik menjawab kakaknya dengan memberi kain mori sebagai ain kafan,dan menitipkan pada mushola atau masjid, akhirnya si adik menuruti saran itu, dan setiap setahun sekali tepat hari khol, dia melakukan hal yg sama. dan penyakitnya pun sembuh begitu saja. Allah lah yg Maha Tahu segalanya.....
semoga cerita ini bisa menjadi renungan, dan membukahati kita untuk sedikit lebih peduli pada sekitar kita, termasuk kepada tetangga kita
No comments:
Post a Comment